Assalamu'alaikum…
Dalam kehidupan ini manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang kompleks. Manusia dengan segala hasrat, cita, ego, dan harga diri menjadikannya rumit. Ada sekian banyak ambisi yang sering kita rekam dalam sejumlah dendrit otak kita. Obsesi menjadikan kita sebagai makhluk yang obsesif. Seandainya rekaman ambisi itu kita salin dalam sebuah daftar catatan tentu akan butuh sekian tebal daftar untuk menuliskannya dan menjadikannya kitab sakti akan tujun hidup kita. Kita yang menjadikan hidup ini ruang yang rumit dengan segudang aktivitas yang tentunya kita lakukan untuk pemenuhan ambisi maupun obsesi kita. Manusia akan dikatakan manusia ketika mereka memiliki ambisi yang akan mati-matian dikejar tanpa kenal lelah. Benar adanya ungkapan tersebut. Namun, kita pun bukan manusia yang akan puas dengan satu keberhasilan dalam daftar obsesi kita, selalu ada dan akan ada obsesi lain yang menunggu antrian untuk segera kita proses hingga kita tidak akan menjadi manusia cela karena gagal mewujudkan semua itu. Cukup tangguhkah kita sebagai manusia untuk tetap berlomba dengan kondisi yang ada kalanya memaksa kita menjadi seorang looser? Jika kita tidak sanggup menerima kegagalan, apa yang akan kita peroleh sebagai ganjaran dari semua itu? STRESS??? Tunggu dulu!!!! Mana mau kita stress? Jika kita mengalaminya maka kita akan menjadi seorang yang dengan mudahnya menyalahkan keadaan. Lalu siapa yang menjerumuskan kita dalam kondisi rentan itu? Keadaan?? Ingat!!! Kita adalah penanggungjawab dalam kehidupan yang kita jalani. Kitalah oknum yang menjerumuskan diri kita!! Ada baiknya kita menakar seberapa kuat diri kita, jiwa kita mengahadapai sekian banyak daftar rekaman ambisi kita? Tuhan tidak memaksa kita menjadi orang yang berhasil dalam segala hal, sempurna dalam segala ambisi kita. Kita hanya diminta menjadi manusia yang baik, manusia yang sederhana bersahaja namun bahagia, manusia yang tidak menentang arus ketentuan Tuhan, manusia yang pandai bersyukur dan sabar dalam menghadapi ujian yang Tuhan berikan pada kita. Itulah SEMPURNA yang paling sempurna dan tanpa noda cacat.
Wassalam…….